Kenaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) yang
akan diterapkan pada 1 April mendatang merupakan keputusan terbaik
pemerintah. Kenaikkan harga BBM diambil untuk menyehatkan Anggaran
Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) terutama APBNP pada 2012.
Hal itu dikatakan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam konferensi
pers usai menggelar pertemuan dengan sejumlah menteri Kabinet Indonesia
Bersatu Jilid II serta Sekertariat Gabungan (Setgab) koalisi
pemerintahan di Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Rabu (14/3) malam.
Sejumlah anggota kabinet yang hadir adalah Wakil Presiden Boediono,
Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Radjasa, Menteri Energi dan
Sumber Daya Mineral Jero Wacik, Menteri Sekertariat Negara Sudi
Silalahi, Menteri Agama Suryadharma Ali, dan Menteri Tenaga Kerja dan
Transmigrasi Muhaimin Iskandar. Adapun perwakilan anggota koalisi Setgab
yakni Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie dan Ketua Fraksi Partai
Amanat Nasional (PAN) Catur Sapto Edi.
Presiden mengatakan kenaikkan harga BBM merupakan solusi untuk
menyelamatkan perekonomian Indonesia. "Banyak yang berpandangan tidak
lengakap seolah-olah yang kita selamatkan ini hanya urusan fiskal dan
APBN. Bukan, meski pun sehatnya APBN sangat penting bagi pengelolaan
perekonomian nasional. Tetapi yang kita lihat justru kehidupan ekonomi
nasional, di mana hajat hidup orang banyak ada di situ (BBM)" kata SBY.
http://www.teraspolitik.com/berita/3332/sby-kenaikkan-bbm-untuk-kesejahteraan-rakyat